Di usia senjanya, Mak Popon harus menjalani hari-hari seorang diri di rumah reyot yang jauh dari kata layak.
Tak ada keluarga yang mendampingi setiap saat. Tak ada rumah nyaman untuk berlindung di masa tua. Sebagai seorang lansia sebatang kara, Mak Popon hanya bisa bertahan di tengah keterbatasan dan kesunyian yang beliau jalani setiap hari.
Alhamdulillah, amanah bantuan dari #SobatKebaikan telah kami sampaikan kepada Mak Popon.

Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian dan penguat untuk Mak Popon, bahwa di tengah hidupnya yang penuh keterbatasan, masih ada orang-orang baik yang peduli dan tidak membiarkannya berjuang sendirian
Saat bantuan diterima, kebahagiaan sederhana tampak dari wajah Mak Popon. Bagi beliau, perhatian ini bukan hanya membantu meringankan kebutuhan, tetapi juga menguatkan hatinya yang selama ini bertahan dalam kondisi serba kekurangan.
Terima kasih kepada seluruh #SobatKebaikan yang telah menitipkan doa dan bantuan terbaiknya untuk Mak Popon.
Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi jalan keberkahan, serta menghadirkan rasa aman, ketenangan, dan harapan baru bagi Mak Popon di masa tuanya.
Mari terus membersamai Mak Popon dan para lansia dhuafa lainnya.
Jangan biarkan mereka menghabiskan masa tua dalam kesendirian dan rumah yang tidak layak.
